Tampilkan postingan dengan label Tekno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tekno. Tampilkan semua postingan

Yahoo Peringatkan Pengguna: Ganti Password Email Anda!


Jakarta - Yahoo buka-bukaan terkait kasus pembobolan yang terjadi pada servernya. Pengguna email Yahoo pun dikirimkan peringatan untuk segera mengantisipasi kejadian yang lebih buruk.

Dalam email peringatan yang dikirimkan atas nama Direktur Keamanan Informasi Yahoo Bob Lord, perusahaan internet itu ingin memberitahukan
tentang masalah keamanan data yang mungkin melibatkan informasi akun Yahoo pengguna.

Berikut isi peringatan dari Yahoo:

Apa yang Terjadi?

Penyelidikan terbaru dari Yahoo telah mengonfirmasi bahwa sebagian informasi akun pengguna tertentu telah dicuri dari sistem kami pada akhir tahun 2014 oleh seseorang yang kami yakini sebagai pelaku yang disponsori negara. Kami berkoordinasi erat dengan penegak hukum tentang masalah ini dan bekerja keras untuk melindungi Anda.

Informasi Apa Saja yang Terlibat?

Informasi akun pengguna yang dicuri dapat mencakup nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, kata sandi yang di-hash (sebagian besar dengan bcrypt) dan, dalam beberapa kasus, pertanyaan keamanan dan jawabannya yang dienkripsi atau tidak dienkripsi. Akun Anda mungkin tidak memiliki semua elemen data ini. Penyelidikan yang masih berjalan mengindikasikan bahwa informasi yang dicuri tidak mencakup kata sandi yang tidak terlindungi, data kartu pembayaran, atau informasi rekening bank; data kartu pembayaran dan informasi rekening bank tidak disimpan di sistem yang menurut hasil penyelidikan telah terpengaruh.

Yang Kami Lakukan

Kami melakukan tindakan untuk melindungi pengguna kami:
-Kami meminta pengguna yang kemungkinan terpengaruh untuk segera mengubah kata sandi mereka dan menggunakan metode alternatif dalam verifikasi akun.
-Kami menganulir pertanyaan keamanan dan jawabannya yang tidak dienkripsi agar tidak dapat digunakan untuk mengakses akun.
-Kami menyarankan semua pengguna yang belum pernah mengubah kata sandi sejak tahun 2014 untuk melakukan hal ini.
-Kami terus meningkatkan sistem kami untuk mendeteksi dan mencegah akses tidak sah ke akun pengguna kami.
-Kami bekerja sama dengan penegak hukum untuk menangani masalah ini.
-Kami terus melakukan penyelidikan terhadap masalah ini.

Yang Dapat Anda Lakukan

-Kami imbau Anda untuk mengikuti rekomendasi keamanan ini:
-Ubah kata sandi serta pertanyaan keamanan dan jawabannya untuk akun Anda lainnya yang menggunakan informasi yang sama atau mirip dengan informasi yang digunakan untuk akun Yahoo Anda.
-Tinjau akun Anda dan cari apakah ada aktivitas mencurigakan.
-Berhati-hatilah dengan setiap komunikasi yang tidak diminta yang meminta informasi pribadi Anda atau mengarahkan Anda ke halaman web yang meminta informasi pribadi.
-Jangan mengklik tautan atau mengunduh lampiran dari email yang mencurigakan.
-Selain itu, harap pertimbangkan untuk menggunakan Kunci Akun Yahoo, alat otentikasi sederhana yang tidak lagi membutuhkan penggunaan kata sandi.

Untuk Informasi Lebih Lanjut

Untuk informasi lebih lanjut tentang masalah ini dan sumber daya keamanan kami, silakan kunjungi halaman FAQ Masalah Keamanan Yahoo yang ada di https://yahoo.com/security-update.

Melindungi informasi Anda sangat penting bagi kami dan kami senantiasa berusaha untuk memperkuat pertahanan kami melawan ancaman yang menyerang industri kami.

Hormat kami,
Bob Lord
Direktur Keamanan Informasi
Yahoo
 (Sumber: detik.com).

Begini Cara Netizens Bikin Ngakak: Ahok Ibarat iOS, Anies Mirip Android, Agus Bak Windows Phone

Jiwa Merdeka, Jakarta - Pilkada DKI Jakarta tak hanya menjadi ajang adu pintar partai politik dan massa masing-masing calon.

Netizen netral juga adu kreatif membuat berbagai meme tentang masing-masing calon.

Namanya juga meme, isinya tentu untuk lucu-lucuan meski banyak yang mengandung kalimat satire.

Salah satu meme yang paling menggelitik sudah beredar luas di kalangan netizens.

Isinya tentang karakter para calon gubernur.

Yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Ketiganya diibaratkan sistem pengoperasian handphone, lengkap dengan karakteristiknya masing-masing.

Ahok diibaratkan iOS. Sekali lagi, namanya juga meme, pasti mengandung kalimat lucu.

Ahok disebut memiliki koneksi audio yang kurang compatible.

Netizens mungkin ingin menyindir gara bicara Ahok yang sering bikin telinga merah.

Di sisi lain, Anies diibaratkan Android. Performa Anies dinilai masih harus diuji.

Kalimat itu sepertinya merujuk pada pengalaman Anies di birokrasi yang belum panjang.

Nah, Agus dianggap mirip Windows Phone. Ada kalimat menyentil yang terdapat di meme itu. 

Yakni, produk sebelumnya sempat menguasai pasar. 

Netizens tentu merujuk pada mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan ayah Agus. 

Sekali lagi, namanya juga meme. Ada lucunya, ada sindirannya. Jangan dipikir terlalu serius. 

Akhir pekan lebih baik untuk melemaskan pikiran... 

Karakter masing-masing calon gubernur: 

Ahok: 

Specs hardware sedang 

Performa terbukti sangat tinggi 

Koneksi audio kurang compatible

Anies: 

Specs hardware paling tinggi 

Banyak aplikasi gratis

Performa masih harus diuji 

Agus:

Fisik cukup tangguh dan tahan banting 

Umur baterai lebih panjang 

Produk sebelumnya sempat menguasai pasar.
(Sumber: jpnn.com).

Awas! Trojan "Nyamar" Pokemon Go, Infeksi 6000 Ponsel Android


Jiwa Merdeka, - Fenomena Pokemon Go yang melanda seluruh dunia turut dimanfaatkan oleh para kriminal cyber pembuat program jahat. Salah satu contohnya adalah trojan berkedok panduan untuk game populer tersebut.

Menurut firma keamanan Kaspersky, trojan ini beredar di toko aplikasi Android, Google Play Store, dengan menyamarkan diri sebagai software "Guide for Pokemon Go".

Trojan yang bersangkutan telah diunduh sebanyak 500.000 kali dan menginfeksi setidaknya 6.000 perangkat. Demikian tulis Kaspersky dalam keterangan yang dilayangkan ke KompasTekno, Sabtu (17/9/2016). 

Ribuan perangkat yang terinfeksi itu tersebar di beberapa negara, termasuk Rusia, India, dan Indonesia.

Kaspersky menjelaskan, trojan "Guide for Pokemon Go" mampu merebut hak akses root di smartphone Android dan menggunakannya untuk memasang atau menghapus aplikasi serta menampilkan iklan pada ponsel. 

"Jika Anda telah terinfeksi, ada orang lain di dalam ponsel Anda yang memiliki kontrol atas OS dan semua yang Anda lakukan dan simpan di dalamnya," ujar analis Malware Senior Kaspersky, Roman Unuchek.

Bagi pengguna yang perangkatnya telanjur terinfeksi, Kaspersky menyarankan factory reset untuk menghapus trojan.

Kaspersky telah melaporkan keberadaan "Guide for Pokemon Go" ke Google. Program jahat yang menyamar dengan kedok Pokemon Go ini sekarang telah dihapus dari Play Store. (Sumber: Kompas.com).